Halaman

Ahad, 22 Januari 2012

Hikmah dan Keajaiban Wudhu.

Di dalam ajaran Islam banyak hal-hal yang berkaitan dengan suatu ibadah yang terlihat sederhana dan mudah dilakukan namun memiliki manfaat dan hasiat yang luar biasa bagi kesehatan, baik kesehatan jasmanai maupun rohani, contohnya adalah wudhu. Wudhu adalah salah satu syariat Islam. Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk membersihkan diri atau berwudhu sebelum mendirikan shalat lima waktu. (QS Al-Maidah ayat 6). Wudhu juga merupakan salah satu syarat diterimanya ibadah shalat oleh Allah SWT, namun terkadang ada sebagian umat Islam yang memandangnya biasa-biasa saja. “Allah tidak akan menerima shalat seseorang di antara kamu, hingga dia berwudhu .” (HR. Bukhari Muslim).

Wudhu dan Kesehatan Jasmani
Wudhu ternyata mempunyai manfaatnya sangat besar. Itulah yang dibuktikan oleh para ahli kesehatan dunia. Salah satunya adalah Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater sekaligus neurolog berkebangsaan Austria. Ia menemukan sesuatu yang menakjubkan dalam wudhu karena mampu merangsang pusat syaraf dalam tubuh manusia. Karena keselarasan air dengan wudhu dan titik-titik syaraf, kondisi tubuh senantiasa akan sehat. Dari sinilah ia akhirnya memeluk Islam dan mengganti namanya menjadi Baron Omar Rolf Ehrenfels.

Ulama fikih juga menjelaskan hikmah wudhu sebagai bagian dari upaya untuk memelihara kebersihan fisik dan rohani. Daerah yang dibasuh dalam air wudhu-seperti tangan, daerah muka termasuk mulut, dan kaki –memang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing, termasuk kotoran. Karena itu, wajar kalau daerah itu yang harus dibasuh, sebab penyakit kulit umumnya sering menyerang permukaan kulit yang terbuka dan jarang dibersihkan, seperti di sela-sela jari tangan, kaki, leher, belakang telinga, dan lainnya. Karena itu, Mochtar Salem memberi saran agar anggota tubuh yang terbuka senantiasa dibasuh atau dibersihkan dengan menggunakan air.

Berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa munculnya penyakit kulit disebabkan oleh rendahnya kebersihan kulit. Karena itu, orang yang memiliki aktivitas padat (terutama di luar ruangan) disarankan untuk sesering mungkin membasuh atau mencuci anggota badannya yang terbuka, seperti kepala, muka, telinga, hidung, tangan, dan kaki.

Mencegah penyakit dengan wudhu bisa kita cermati dan pelajari sejarah hidup Rasulullah SAW, seperti yang diungkapkan Muhammad Husein Haykal dalam bukunya Hayatu Muhammad, sepanjang hidupnya Rasulullah SAW tak pernah menderita penyakit, kecuali saat sakaratul maut hingga wafatnya. Hal ini menunjukkan bahwa wudhu dengan cara yang benar niscaya dapat mencegah berbagai macam penyakit.

Menurut sejumlah penelitian, berwudhu itu dapat menghilangkan berbagai macam penyakit. Misalnya, penyakit kanker, flu, pilek, asam urat, rematik, sakit kepala, telinga, pegal, linu, mata, sakit gigi, dan sebagainya.
Mokhtar Salem dalam bukunya Prayers a Sport for the Body and Soul menjelaskan, wudhu bisa mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini lebih banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit. Kemudian, apabila dibersihkan dengan air (terutama saat wudhu), bahan kimia itu akan larut. Selain itu, jelasnya, wudhu juga menyebabkan seseorang menjadi tampak lebih muda.

Dalam penelitian yang dilakukan Muhammad Salim tentang manfaat wudhu untuk kesehatan, terungkap bahwa berwudhu dengan cara yang baik dan benar akan mencegah seseorang dari segala penyakit. Dalam penelitiannya itu, Muhammad Salim juga menganalisis masalah kesehatan hidung dari orang-orang yang tidak berwudhu dan yang berwudhu secara teratur selama lima kali dalam sehari untuk mendirikan shalat. Salim mengambil zat dalam hidung pada selaput lendir dan mengamati beberapa jenis kumannya. Pekerjaan ini ia lakukan selama berbulan-bulan. Berdasarkan analisisnya, lubang hidung orang-orang yang tidak berwudhu memudar dan berminyak, terdapat kotoran dan debu pada bagian dalam hidung, serta permukaannya tampak lengket dan berwarna gelap. Adapun orang-orang yang teratur dalam berwudhu, ungkap Salim, permukaan rongga hidungnya tampak cemerlang, bersih, dan tidak berdebu. “Sesungguhnya, cara berwudhu yang baik adalah dimulai dengan membasuh tangan, berkumur-kumur, lalu mengambil air dan menghirupnya ke dalam hidung kemudian mengeluarkannya. Langkah ini hendaknya dilakukan sebanyak tiga kali secara bergantian,” kata Salim.

Wudhu dan Kesehatan Rohani
Ulama tasawuf menjelaskan hikmah wudhu dengan menjelaskan bahwa daerah-daerah yang dibasuh air wudhu memang daerah yang paling sering berdosa. Kita tidak tahu apa yang pernah dipegang, dan dilakukan tangan kita. Banyak pancaindera tersimpul di bagian muka.
Berapa orang yang jadi korban setiap hari dari mulut kita, berapa kali berbohong, memaki, dan membicarakan aib orang lain. Apa saja yang dimakan dan diminum. Apa saja yang baru diintip mata ini, apa yang didengar oleh kuping ini, dan apa saja yang baru dicium hidung ini? Ke mana saja kaki ini gentayangan setiap hari? Tegasnya, anggota badan yang dibasuh dalam wudhu ialah daerah yang paling riskan untuk melakukan dosa.
Rasul SAW menyatakan, wajah orang yang berwudhu itu akan senantiasa bercahaya. Rasulullah akan mengenalinya nanti pada hari kiamat karena bekas wudhu. “Umatku nanti kelak pada hari kiamat bercahaya muka dan kakinya karena bekas wudhu.”

Muhammad Kamil Abd Al-Shomad, yang mengutip sumber dari Al-I’jaz Al-Ilmiy fi Al-Islam wa Al-Sunnah AlNabawiyah, menjelaskan bahwa manfaat semua hal yang diperintahkan dalam wudhu sangatlah besar bagi tubuh manusia. Mulai dari membasuh tangan dan menyela-nyela jari, berkumur-kumur, memasukkan air ke dalam lubang hidung, membasuh muka, membasuh kedua tangan sampai siku, mengusap kepala, membasuh telinga, hingga membasuh kaki hingga mata kaki.
Buya Hamka (Haji Abdul Malik Karim Amrullah) dalam bukunya Lentera Hidup menuliskan keutamaan wudhu. “Sekurang-kurangnya lima kali dalam sehari-semalam setiap Muslim diperintahkan untuk berwudhu dan mengerjakan shalat. Meskipun wudhu belum lepas (batal), disunahkan pula memperbaharuinya. Oleh ahli tasawuf, diterangkan pula hikmah wudhu itu. Mencuci muka artinya mencuci mata, hidung, mulut, dan lidah kalau-kalau tadinya pernah berbuat dosa ketika melihat, berkata, dan makan.

Mencuci tangan dengan air seakan-akan membasuh tangan yang telanjur berbuat salah. Membasuh kaki dan lain-lain demikian pula. Mereka memperbuat hikmat-hikmat itu meskipun dalam hadis dan dalil tidak ditemukan. Tujuannya adalah supaya manusia jangan membersihkan lahirnya saja, sementara batinnya masih tetap kotor. Hati yang masih tamak, loba, dan rakus, kendati sudah berwudhu, maka wudhunya lima kali seharisemalam itu berarti tidak berbekas dan tidak diterima oleh Allah SWT, dan shalatnya pun tidak akan mampu menjauhkan dirinya dari perbuatan fakhsya’ (keji) dan mungkar (dibenci).”
Buya Hamka menambahkan, wudhu itu dapat menyehatkan badan. “Kita hidup bukanlah untuk mencari pujian dan bukan pula supaya kita paling atas di dalam segala hal. Meskipun itu tidak kita cari, kalau kita senantiasa menjaga kebersihan, kita akan dihormati orang juga.”

Rujukan:
Al-quran dan terjemahnya-Kementerian Agama RI.
Shahih Bukhari-Imam Bukhori
Al Jami’ Ash Shohih Al Musnad min haditsi rasulillaahi shallallaahu ‘alaihi wasallam wa sunanihi wa ayyamihi-Imam Muslim.
www.republika.co.id,
Lentera Hidup – Buya Hamka
http://id.wikipedia.org

Rabu, 21 Disember 2011

Cara Pemakanan RASULULLAH S.A.W

Rupa2nya tanpa kita sedar, dalam makanan yg kita makan sehari2, kita tak boleh main balun aje sebab itulah terjadinya penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung,keracunan makanan dan lain2 penyakit apabila kita telah tua nanti. Apabila kawan2 telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yg lain2nya. Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustaz Abdullah Mahmood kata, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya kerana pandai jaga pemakanannya sehari2. apa kata kit a ikut diet ini kawan2.

tak payahlah susah2 makan pil untuk kurus? Insyaallah kalau kawan2 ikut diet Rasullullah ini?. Garenti? kawan2 takkan sakit perut ataupun keracunan makanan.

Jangan makan SUSU + DAGING
Jangan makan DAGING + IKAN
Jangan makan IKAN + SUSU
Jangan makan AYAM + SUSU
Jangan makan IKAN + TELUR
Jangan makan IKAN + DAUN SALAD
Jangan makan SUSU + CUKA
Jangan makan BUAH + SUSU CTH :- KOKTEL

# JANGAN MAKAN BUAH SELEPAS MAKAN NASI ,

SEBALIKNYA MAKAN BUAH TERLEBIH DAHULU, BARU MAKAN NASI.
# TIDUR 1 JAM SELEPAS MAKAN TENGAHARI.

# JANGAN SESEKALI TINGGAL MAKAN MALAM.
SESIAPA YG TINGGAL MAKAN MALAM DIA AKAN DIMAKAN USIA DAN KOLESTEROL DALAM BADAN AKAN BERGANDA.


``````````````````````````

Nampak memanglah pelik..

tapi, kalau tak percaya...

kawan2 cubalaa....... Ianya takdelah dalam jangka masa terdekat nie.... Ianya berkesan bila kita sudah tua nanti. Dalam kitab juga ada melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut. Nabi pernah menegah kita makan ikan bersama susu. Di kuatiri akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh saintis yang menjumpai dimana dalam badan ayam mengandungi ion+ manakala dalam ikan mengandungi ion-, jika dalam suapan ayam bercampur dengan ikan maka terjadi tidakkan balas biokimia yang terhasil yang boleh merosakkan usus kita.

p/s : Sampaikan walau sepatah... Al-Quran Juga ada mengajar kita menjaga kesihatan spt membuat amalan spt:-

Mandi Pagi sebelum subuh @ sekurang kurangnya sejam sebelum matahari naik. Air sejuk yang meresap kedalam badan boleh mengurangkan lemak mengumpul.

Kita boleh saksikan orang mengamal mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.

Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air ais) setiap pagi. Mujarabnya Insayallah jauh dari penyakit (susah nak kena sakit).

Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (iaitu sujud sekurang kurangnya seminit selepas membaca doa). Ia boleh mengelak dari sakit pening atau migrin.


Ini terbukti oleh para saintis yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milime


Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang berkenaan.
Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari.

Begitu juga ahli saintis telah menjumpa bahawa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, iaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur.

(enzyme sejenis alat percerna makanan, tanpanya makanan tidak hadam)
Cara Rasulullah Makan

1. Cara makan, kenapa kita gunakan tangan?


Mengikut cara Rasulullah s.a.w, sebelum baginda makan, baginda saw akan mengambil sedikit garam menggunakan jari kecilnya, lalu Rasullah saw akan menghisap garam itu. Kemudian barulah Rasulullah makan makanan tersebut. Mengapa?


Kerana kedua belah tangan kita ada mengeluarkan 3 macam enzim, tetapi konsentrasi di tangan kanan kurang sedikit dari yg kiri. Ini adalah kerana enzim yg ada di tangan kanan itu merupakan enzim yang dapat menolong proses penghadaman (digestion), ia merupakan the first process of digestion. Mengapa menghisap garam?

Kerana garam adalah sumber mineral dari tanah yg diperlukan oleh badan kita.
Dua cecah garam dari jari kita itu adalah sama dgn satu liter air mineral. Kita berasal dari tanah maka lumrahnya bahan yang asal dari bumi (tanah) inilah yg paling berkhasiat untuk kita. Kenapa garam?

Selain dari sebab ia adalah sumber mineral, garam juga adalah penawar yang paling mujarab bagi keracunan, mengikut Dr, dihospital-hospital, the first line of treatment for poisoning adalah dengan memberi Sodium Chloride, iaitu GARAM. Garam juga dapat menghalang sihir dan makhluk-makhluk halus yang ingin menggangu manusia.

2. Cara Rasulullah mengunyah

Rasulullah akan mengunyah sebanyak 40 kali untuk membiarkan makanan itu betul-betul lumat agar perut kita senang memproseskan makanan itu.


3. Membaca Basmalah (Bismillahirrahma Nirrahim). Membaca Basmalah sebelum makan untuk mengelakkan penyakit. Kerana bakteria dan racun ada membuat perjanjian dengan Allah swt, apabila Basmalah dibaca maka bakteria dan racun akan musnah dari sumber makanan itu. Cara Rasulullah minum.

Janganlah kita minum berdiri walaupun ia makruh tetapi ia makruh yang menghampiri kepada haram.


Jangan kita minum dari bekas yg besar dan jangan bernafas sedang kita minum. Kerana apabila kita minum dari bekas yg besar, lumrahnya kita akan meneguk air dan dalam proses minum itu, kita tentu akan bernafas dan menghembuskan nafas dari hidung kita.

Kerana apabila kita hembus, kita akan mengeluarkan CO2 iaitu carbon dioxide, yang apabila bercampur dgn air H20, akan menjadi H2CO3, iaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi acidic.

Jangan meniup air yg panas, sebabnya sama diatas. Cara minum, seteguk bernafas, seteguk bernafas sehingga habis.
Sama2lah kita mengamalkan

Sabtu, 17 Disember 2011

5 top cancer-causing foods

The top five cancer-causing foods are:



1. Hot dogs
Because they are high in nitrates, the Cancer Prevention Coalition advises that children eat no more than 12 hot dogs a month. If you can't live without hot dogs, buy those made without sodium nitrate.


2. Processed meats and bacon
Also high in the same sodium nitrates found in hot dogs, bacon, and other processed meats raise the risk of heart disease. The saturated fat in bacon also contributes to cancer.


3. Doughnuts
Doughnuts are cancer-causing double trouble. First, they are made with white flour, sugar, and hydrogenated oils, then fried at high temperatures. May be the worst food you can possibly eat to raise your risk of cancer.


4. French fries
Like doughnuts, French fries are made with hydrogenated oils and then fried at high temperatures. They also contain cancer- causing acryl amides which occur during the frying process. They should be called cancer fries, not French fries.


5. Chips, crackers, and cookies
All are usually made with white flour and sugar. Even the ones whose labels claim to be free of trans-fats generally contain small amounts of trans-fats.

Rabu, 14 Disember 2011

CANCER-different possible warning signs



There are as many different possible warning signs, as there are different types of cancers; here are some possible symptoms; this is by no means, a complete listing of symptoms. Consult your physician anytime you experience any unusual symptoms.

• Bladder and Kidney: You may see blood in urine, have pain or burning, and increased urination.

• Breast: Lump or thickening of lumps, itching, redness or soreness of the nipples which isn't caused by pregnancy, breast feeding, or menstruation.

• Cervical, Endometrial, and Uterine: Bleeding between menstrual cycles, any unusual discharge, painful menstruation, and heavy periods require consultation with your physician.

• Colon: Rectal bleeding, blood in your stool or changes in bowel habits such as persistent diarrhea and or constipation are warning signs which should be investigated promptly.

• Laryngeal: A persistent cough or a hoarse throat are possible signs you may experience.

• Leukemia:Paleness, fatigue, weight loss, repeated infections, nosebleeds, bone or joint pain, and easy bruising are possible warning signs of Leukemia which should be investigated.

• Lung: A persistent cough; sputum with blood; heavy chest and or chest pain.

• Lymphoma: Enlarged, rubbery lymph nodes, itchy skin, night sweats, unexplained fever and weight loss indicate possible Lymphoma, discuss these symptoms with your physician.

• Mouth and Throat: Any chronic ulcer (sore) of the mouth, tongue or throat which doesn't heal, or white areas in the mouth should be seen by your physician.

• Ovarian: Unfortunately there are often no symptoms until it's in the later stages of development.

• Pancreas: There usually are no symptoms until it has progressed to the later stages when you may notice jaundiced skin and there may be pain deep in the stomach or back.

• Skin: If you have moles that change color, size, or appearance, or flat sores (lesions that look like moles), a tumor or lump under the skin that resembles a wart or an ulceration that never heals, these are symptoms which should bring you quickly to your physicians office.

• Stomach: Vomiting blood or experiencing frequent indigestion and pain after eating, weight loss may indicate stomach cancer... see your physician!

Top 10 Warning Signs of Cancer

To get early diagnosis and treatment to effectively fight cancer, see your doctor if you notice any of the following symptoms.

1. A lump in the breast or any part of the body

2. A sore or pain that doesn’t heal

3. A cough that doesn’t go away

4. A new mole or change(s) in a mole

5. Changes in your bowel or bladder habits

6. Unusual discharge or bleeding

7. Unexplained weight loss or gain

8. Difficulty in swallowing

9. Discomfort after eating

10. Frequently tired or weak

Source: The Cancer Center at Lake Manassas at www.cancercenterlm.org

Bananas for medical uses


Never, put your banana in the refrigerator!!!
This is interesting.
After reading this, you'll never look at a banana in the same way again.

Bananas contain three natural sugars - sucrose, fructose and glucose combined with fiber. A banana gives an instant, sustained and substantial boost of energy.

Research has proven that just two bananas provide enough energy for a strenuous 90-minute workout. No wonder the banana is the number one fruit with the world's leading athletes.

But energy isn't the only way a banana can help us keep fit. It can also help overcome or prevent a substantial number of illnesses and conditions, making it a must to add to our daily diet.

Depression: According to a recent survey undertaken by MIND amongst people suffering from depression, many felt much better after eating a banana. This is because bananas contain tryptophan, a type of protein that the body converts into serotonin, known to make you relax, improve your mood and generally make you feel happier.

PMS: Forget the pills - eat a banana. The vitamin B6 it contains regulates blood glucose levels, which can affect your mood.

Anemia: High in iron, bananas can stimulate the production of hemoglobin in the blood and so helps in cases of anemia.

Blood Pressure: This unique tropical fruit is extremely high in potassium yet low in salt, making it perfect to beat blood pressure. So much so, the US Food and Drug Administration has just allowed the banana industry to make official claims for the fruit's ability to reduce the risk of blood pressure and stroke.


Brain Power: 200 students at a Twickenham (Middlesex) school were helped through their exams this year by eating bananas at breakfast, break, and lunch in a bid to boost their brain power. Research has shown that the potassium-packed fruit can assist learning by making pupils more alert.

Constipation: High in fiber, including bananas in the diet can help restore normal bowel action, helping to overcome the problem without resorting to laxatives.

Hangovers: One of the quickest ways of curing a hangover is to make a banana milkshake, sweetened with honey. The banana calms the stomach and, with the help of the honey, builds up depleted blood sugar levels, while the milk soothes and re-hydrates your system.

Heartburn: Bananas have a natural antacid effect in the body, so if you suffer from heartburn, try eating a banana for soothing relief.

Morning Sickness: Snacking on bananas between meals helps to keep blood sugar levels up and avoid morning sickness.

Mosquito bites: Before reaching for the insect bite cream, try rubbing the affected area with the inside of a banana skin. Many people find it amazingly successful at reducing swelling and irritation.

Nerves: Bananas are high in B vitamins that help calm the nervous system.

Overweight and at work? Studies at the Institute of Psychology in Austria found pressure at wor k leads to gorging on comfort food like chocolate and crisps. Looking at 5,000 hospital patients, researchers found the most obese were more likely to be in high-pressure jobs. The report concluded that, to avoid panic-induced food cravings, we need to control our blood sugar levels by snacking on high carbohydrate foods every two hours to keep levels steady.

Ulcers: The banana is used as the dietary food against intestinal disorders because of its soft texture and smoothness. It is the only raw fruit that can be eaten without distress in over-chronicler cases. It also neutralizes over-acidity and reduces irritation by coating the lining of the stomach.

Temperature control: Many other cultures see bananas as a "cooling" fruit that can lower both the physical and emotional temperature of expectant mothers. In Thailand , for example, pregnant women eat bananas to ensure their baby is born with a cool temperature.

Seasonal Affective Disorder (SAD): Bananas can help SAD sufferers because they contain the natural mood enhancer tryptophan.

Smoking &Tobacco Use: Bananas can also help people trying to give up smoking. The B6, B12 they contain, as well as the potassium and magnesium found in them, help the body recover from the effects of nicotine withdrawal.

Stress: Potassium is a vital mineral, which helps normalize the heartbeat, sends oxygen to the brain and regulates your body's water balance. When we are stressed, our metabolic rate rises, thereby reducing our potassium levels. These can be rebalanced with the help of a high-potassium banana snack.

Strokes: According to research in The New England Journal of Medicine, eating bananas as part of a regular diet can cut the risk of death by strokes by as much as 40%!

Warts: Those keen on natural alternatives swear that if you want to kill off a wart, take a piece of banana skin and place it on the wart, with the yellow side out. Carefully hold the skin in place with a plaster or surgical tape!

So, a banana really is a natural remedy for many ills. When you compare it to an apple, it has four times the protein, twice the carbohydrate, three times the phosphorus, five times the vitamin A and iron, and twice the other vitamins and minerals. It is also rich in potassium and is one of the best value foods around So maybe its time to change that well-known phrase so that we say, "A banana a day keeps the doctor away!"

Bananas must be the reason monkeys are so happy all the time! I will add one here; want a quick shine on our shoes?? Take the INSIDE of the banana skin, and rub directly on the shoe...polish with dry cloth.
Amazing fruit !

Jumaat, 25 November 2011

Paracetamol warning - Slightly too much can cause overdose

By Michelle Roberts Health reporter, BBC News

Taking slightly too much paracetamol day after day can be fatal, experts have warned.
A dangerous dose might just be a few pills too many taken regularly over days, weeks or months, they said.
Researchers at Edinburgh University saw 161 cases of "staggered overdose" at its hospital over a six-year period.
People taking tablets for chronic pain might not realise they were taking too many or recognise symptoms of overdose and liver injury, they said.
The researchers told the British Journal of Clinical Pharmacology that this life-threatening condition could be easily missed by doctors and patients.
Doctors may not initially spot the problem because blood tests will not show the staggeringly high levels of paracetamol seen with a conventional overdose, where someone may have swallowed several packets of the drug.
Patients who have taken a staggered overdose tend to fare worse than those who have taken a large overdose, the study suggests.
Dr Kenneth Simpson and colleagues looked at the medical records of 663 patients who had been referred with paracetamol-induced liver injury to the Scottish Liver Transplantation Unit at the university hospital.
The 161 who had taken a staggered overdose were more likely to develop liver and brain problems and need kidney dialysis or help with their breathing. They were also more likely to die of their complications.
Dr Simpson said: "They haven't taken the sort of single-moment, one-off massive overdoses taken by people who try to commit suicide, but over time the damage builds up, and the effect can be fatal."
Professor Roger Knaggs of the Royal Pharmaceutical Society said patients should heed the warning.
"If people experience pain and paracetamol doesn't help, rather than thinking a 'top up' dose may work, they should consult their pharmacist for alternative pain control or referral to someone who can help with the cause of the pain.
"The message is clear: if you take more paracetamol than is recommended, you won't improve your pain control but you may seriously damage your health.
"At this time of year people should also take care with combination cold and flu products which may have paracetamol as one of the ingredients. It's easy to take more than intended, so if in doubt consult your pharmacist."
Meanwhile, researchers at King's College London and Lund University in Sweden say they have discovered precisely how paracetamol works in the body. It is via a protein on nerve cells called TRPA1, says Nature Communications.
Now that they understand this principal mechanism, scientists can start to look for molecules that work in the same way to effectively relieve pain, but are less toxic and will not lead to serious complications following overdose.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...